Translate

Kamis, 16 Maret 2017

Ciplukan Tanaman Yang Kaya Manfaat

Buah ciplukan atau dalam pelajaran biologinya memiliki nama latin physialis angulata adalah tanaman liar yang biasa tumbuh di ladang atau sawah didaerah pedesaan yang ternyata memiliki berbagai macam manfaat. Tanaman ini sering di jumpai saat musim hujan karena ketersediaan air itu yang membuatnya tumbuh subur.

Apabila anda hidup di daerah perkotaan mungkin anda akan sagat sulit sekali menjumpai tanaman ini, akan tetapi biasanya tanaman ini sudah mulai di perjual belikan karena sudah banyak yang tau tentang berbagai manfaatnya untuk mengobati berbagai macam penyakit.‎

Ciplukan atau cecendet adalah tanaman yang biasa tumbuh secara liar di pinggir rel kereta api, di pinggir selokan, serta di kebun. Buah cecendet/ciplukan umumnya banyak di gemari anak-anak ketika buahnya telah matang di karenakan rasanya agak manis.‎

Di Indonesia, cecendet dikenal dengan banyak nama mulai dari ciplukan, kopok – kopokan, ciciplukan, keceplokan, cecenet, lapunonat dan lain – lain. Cecendet termasuk dalam golongan tanaman liar yang banyak ditemukan di banyak tempat. Tumbuhan yang satu ini bisa ditemukan tumbuh di pinggir selokan, pinggir rel kereta api, pinggiran sungai serta di kebun – kebun. Cecendet umumnya digemari oleh anak – anak terutama ketika buahnya telah matang. Ketika berbuah, buah cecendet akan ditutupi oleh pembesaran kelopak bunga sehingga buahnya akan tertutupi. Walau di Indonesia bisa ditemukan banyak cecendet, namun ternyata, tanaman yang satu ini berasal dari Amerika utara.

Cecendet tumbuh dengan tinggi yang hanya mencapai 1 meter atau kadang kurang. Tumbuhan ini umumnya dapat berusia hingga satu tahun. Cecendet merupakan jenis tanaman yang dapat hidup pada dataran rendah hingga daratan dengan tinggi mencapai 1.550 meter. Buah cecendet mengandung asam sitrun juga fislain. Selain itu, buah cecendet juga mengandung vitamin C, gula alkaloid, tanin juga asam malat.‎

Dalam satu tanaman cecendet, bisa dibilang semua bagiannya mengandung senyawa baik yang bagus untuk kesehatan. Dalam biji cecendet ditemukan 15 – 40% minyak lemak yang berisi asam palmitat serta asam steara juga protein. Pada daun cecendet ditemukan glikosida flavonoid dan pada akarnya dapat ditemukan senyawa alkaloid. Sementara pada tunasnya, terdapat flavonoid serta saponin.‎

Setelah  dilakukan penelitian tentang ciplukan ini terungkap bawah ciplukan memiliki banyak kandungan yang berkhasiat dan beramanfaat bagi kesehatan tubuh, diantaranya saponin (pada tunas), flavonoid (daun dan tunas), polifenol, tanin,dan fisalin (buah), Withangulatin A (buah), asam palmitat dan stearat, Elaidic acid. (biji), alkaloid (akar), Chlorogenik acid, C27H44O-H2O (batang dan daun), tannin (buah), kriptoxantin (buah), vitamin C dan gula (buah).

‎Dengan kandungannya yang tidak main – main itu, tidak heran jika cecendet cukup berkhasiat sebagai tanaman obat. Berbeda dengan jenis tanaman lain yang terkadang mengandung racun pada salah satu bagian tanamannya, namun cecendet bebas dari racun sehingga aman dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang. Namun rasanya yang begitu pahit terkadang membuat banyak orang malas mengonsumsinya.

1. Untuk mengatasi diabetes

Manfaat buah cecendet yang utama adalah untuk mengatasi diabetes, cara penggunaannya juga sangat mudah. Cecendet dapat di ramu menjadi obat diabetes dengan cara:

Menyiapkan tumbukan cecendet yang telah berbuah. Cabut hingga akar – akarnya
Bersihkan tumbuhan cecendet hingga bersih
Tunggu cecendet hingga layu lalu rebus menggunakan 3 gelas air sampai mendidih dan airnya bersisa 1 gelas saja
Saring airnya lalu minum sehari 1 kali
2. Untuk mengatasi penyakit ayan

Untuk mengatasi ayan menggunakan cecendet dapat dilakukan dengan cara mengonsumsinya setiap hari. Anda dapat mengonsumsi 8 hingga 10 butir cecendet yang telah masak.

3. Untuk mengobati gusi berdarah

Dapat digunakan untuk mengatasi gusi berdarah dengan cara mengonsumsi buah cecendet sebanyak 30 buah. Buah cecendet mengandung vitamin C yang bagus untuk dikonsumsi pada tiap harinya.

4. Mengobati radang  pada kulit

Bagi anda yang mengalami radang kulit seperti bisul anda dapat menggunakan cecendet yang telah direbus sebagai obat radang kulit dengan cara menempelkannya.

5. Untuk mengobati borok

Cara mengobati borok menggunakan cecendet dapat dilakukan dengan cara:

Menyiapkan segenggam daun cecendet
2 sendok air kapur sirih
Tumbuk cecendet juga kapur sirih lalu tempelkan pada bagian yang tengah sakit
6. Untuk mengobati Hipertensi

Buah cecendet dapat pula digunakan sebagai obat hipertensi dengan cara:

Menyiapkan cecendet sebanyak 5 gram serta air 110 ml
Selanjutnya rebus selama kurang lebih 10 hingga 15 menit. Sesekali aduk rebusan cecendet lalu saring dan dinginkan
Minum 2 kali dalam sehari
Ada baiknya tidak menggunakan air herbal dari cecendet yang telah direbus lebih dari 24 jam. Anda perlu menggantinya dengan yang baru jika ingin memakainya lagi.

7. Sakit paru – paru

Cecendet dapat pula digunakan untuk mengobati sakit paru – paru dengan cara:

Menyiapkan 1 tanaman cecendet. Bersihkan tanaman hingga bersih
Selanjunya rebus tanaman menggunakan 3-5 gelas air lalu tunggu hingga mendidih dan saring
Konsumsi 3 kali dalam sehari sebanyak 1 gelas
8. Untuk mengatasi sakit flu atau influenza

Manfaat buah cecendet yang berikutnya adalah untuk flue. influenza merupakan salah satu jenis penyakit yang banyak terjadi pada cuaca yang tengah tidak menentu. Untuk mengobati influenza dapat dilakukan dengan menggunakan buah cecendet. Cara meramu cecendet untuk influenza dapat dilakukan dengan cara:

Potong semua bagian tanaman cecendet dengan ukuran 3-4 cm.
Jemur cecedet yang telah dipotong lalu bungkus supaya tanaman tidak lembab.
Rebus cecendet yang sebanyak 9-15 gram
Minum airnya sehari 3 kali atau bisa pula dilakukan sesuai kebutuhan
Meramu cecendet dengan cara diatas dapat pula digunakan untuk mengobati batuk rejan, gondongan pembengkakan pada buah pelir serta untuk mengatasi bronkitis.

Dalam satu tanaman cecendet, bisa dibilang semua bagiannya mengandung senyawa baik yang bagus untuk kesehatan. Dalam biji cecendet ditemukan 15 – 40% minyak lemak yang berisi asam palmitat serta asam steara juga protein. Pada daun cecendet ditemukan glikosida flavonoid dan pada akarnya dapat ditemukan senyawa alkaloid. Sementara pada tunasnya, terdapat flavonoid serta saponin.

Walau beberapa orang menganggap jika tanaman ini merupakan tanaman obat yang manjur dalam mengatasi beragam jenis penyakit, namun nyatanya banyak orang yang masih belum mengerti manfaat cecendet. Banyak yang mengira cecendet merupakan tanaman liar yang harus dibabat agar tidak mengganggu tanaman lain. Tidak heran jika hingga sekarang, cecendet menjadi salah satu obat mujarab yang keberadaannya seolah terlupakan.

Bagi anda yang merasa tertarik ingin menanam tanaman ini sebagai ramuan jamu, anda dapat menggunakan bijinya. Cara menanam tanaman ini cukup mudah, mengingat cecendet dapat hidup di sembarang tempat walau tanpa perawatan. Anda cukup menyiramnya supaya kelembapan tanahnya terjaga.‎

Tidak ada komentar:

Posting Komentar